ya…itulah yang menjadi topik saya kali ini, karena bisa kita lihat kalau ada kontestan pilgub yang kampanye dan membagikan kaos gratis plus nasi bungkus, maka tak terhitung jumlah warga yang akan ikut berkampanye, dan semakin besar kepala pula sang calon pemimpin yang dengan bangga akan merasa menang [karena di lihat banyaknya orang memakai baju kaosnya].
Lucu..sungguh lucu..rakyat kita masih saja bisa di bohongi dengan yang seperti itu, mereka tidak sadar baju kaos dan nasi bungkus itu tidak gratis, ada makna yang tersembunyi di dalamnya. Biaya balik modalnya nanti bakalan di limpahin ke kita [masyarakat], karena kita tahu ndak ada yang gratis di dunia ini. Ndak salah kan kalau saya bilang mental aspirasi masyarakat kita cuman sebatas “mental baju kaos dan nasi bungkus”
Bukannya saya anti ama yang beginian , tapi alangkah baiknya kita sadar diri dan pilih pemimpin yang bener2 mau peduli ama rakyat bali dan bukan pemimpin yang cuman bisanya koar2 doang, harapan kita cuman satu buat para pemimpin nanti…”inget ama janji yang udah di omongi” itu saja…..
April 19, 2008 at 4:32 am
ingin komen bagian yang ini :
Ndak salah kan kalau saya bilang mental aspirasi masyarakat kita cuman sebatas “mental baju kaos dan nasi bungkus”
bener juga tapi untuk sebagian kecil saja kayaknya sekarang.. justru yang saya tau sekarang masyarakat sudah melek politik walau tidak total melek… (beh …bos main pukul rata gen)
ntar ada yang tersinggung tuh…
oya ada lagi satu nih serangan fajarnya juga
” dasar…. inget2 aja kalo dah menyangkut serangan fajar
“
April 19, 2008 at 4:35 am
kesalahan tulis email sorry…
” makanya jangan krosokan…”
April 19, 2008 at 7:00 am
Seperti berita di Tipi Dede yusuf katanya ngabisin dana untuk kampanye ampe 2,5 M.dan itu diambil dari celengan pribadi..
Bener ga ya kira2 dia ikhlas pake uang sendiri tanpa ada maksud untuk balik modal..??
mudah2an masyarakat Bali memilih pemimpin nanti tidak hanya untuk jangka pendek saja..
“semoga saja…, dan semoga semakin cerdas saja dalam berpikir…tul..kan…?”
April 19, 2008 at 11:03 am
Setuju sama teman-teman.
“makasih……”
April 20, 2008 at 6:13 am
[...] beh pasti setiap pagi mereka bakalan asyik nikmatin “hangover” sampai pilkada nanti.. kayaknya mereka dapet dana dari salah satu cagub, wong posternya aja ditempelin di dinding posko kok. jangan sampai deh jadi orang seperti yang disebutin ick [...]

“iya…semua bunglon gung…masih inget kan pilpres dulu…mereka pada me “barak2″ semua….trus sekarang kenapa menjadi warna panen [kuning], bukankah itu model mental yang seperti itu?”
April 21, 2008 at 1:17 am
bahan kaosnya biasanya jelek kan ??*lospokus*
“selain lospokus juga lostime”

April 21, 2008 at 4:50 am
dibanding ‘konser’ bak seleb sambil bagi bagi kaos sama nasi bungkus trus scam scam janji janji gak mutu, lebih baik para calon itu bikin diskusi atau debat terbuka untuk menyampaikan dan menguji visi dan misi mereka. Setidaknya ini menunjukan kredibiltas dan kualitas mereka… baik dari otak dan sikap.
pakai media televisi atau berita lain biar masyarkat bisa mengikuti… setidaknya punya bayangan… oh dia itu pantes jadi pemimpin.. oh si a itu payah… oh si b itu bijaksana tapi lemah pengetahuan ekonominya dati calon wakilnya bisa melengkapi… dll dsb…
kalo kayak sekarang ini sih… asli bingung milihnya juga.. udah mah gak kenal… ya gak tahu juga apa bisa mimpin atau enggak.. kalo diperbolehkan sih… saya wawancara dulu deh tiap2 calonnya
” iya saya juga bingung milihnya…[mungkin ndk milih]…usul wawancaranya boleh juga…”
April 22, 2008 at 5:18 am
selain kaos dan nasi bungkus, uang jalan juga jangan dilupakan lohhhhh …
” haik…haik….bener tuh…”
April 23, 2008 at 2:04 am
ick, iya tuh bener banget yg kamu bilang,,pemimpin2 itu kalo pas acara mau pilkada kok doyannya bagi2 nasi bungkus dan kaos,,dan juga gelar konser dangdut,,huu ndak mutu
” coba mereka gelar konsernya james blunt, phil collins n artis top dunia…pasti jadi bermutu mbak yah? ”
May 14, 2008 at 3:06 am
*menghela nafas
entah sampai kapan kita akan seperti ini,
politik blm bisa memberikan hal yang benar2 berguna bagi kita…
selain nasi bungkus dan kaos, ada juga rasa bangga sebagai bagian dari partai mayoritas.. duh….
” sungguh……. IRONIS…..”