Posted by: arydwantara on: April 24, 2008
Kenapa wanita selalu berhasrat untuk mengontrol kehidupan pria? Dan kenapa para pria seakan-akan bertekuk lutut di hadapan wanita? apakah kaum pria terlalu malas untuk berdebat sehingga mereka selalu mengikuti kehendak sang wanita? [Walaupun terkadang malas]
Apakah wanita itu memiliki semacam sihir atau hal yang lainnya sehingga begitu mudahnya mengontrol pasangannya….
Setelah sekian lama akhirnya saya mendapatkan jawabannya :



hieheihiheihie
“tiiit…..”
ahahahah,,wakakakaka,,ya tapi itu emang bener,,nyatanya banyak cewe yang kalo dah menjanda tuh bisa santai2 aja ga usah buru2 merit lagi,,tapi kalo cowo mah mana tahan,,hehee selepas menduda pasti ndak sabaran mau em-el lagi,,udah degh jujur aja hal itu benar adanya..
“lo tau aja!!!!!!!”
Masa iya karena itu mas? saya rasa sih nggak deh dan ga semua cowok bisa do kotrol ma cewek koq. Hanya cowok2 yang berpirbadi melankolis dan plagmetis.
” hi..hi..hi…ini cuman postingan..jangan di ambil hati…sekali lagi….hi..hi..hi…”
huahahahahaha lucu banget bro… dapat darimana tuh gambarnya? keren….
“he..he..he… nemu di PC temen….”
gila! anak kecilnya sih ga masalah. tulisannya itu..ampun dah
“he..he..he…”
yang pasti nggak semua wanita mengontrol pria, dan nggak semua pria selalu bertekuk lukuk di hadapan wanita,
“hi..hi…dalem banget filosofinya….”
Ngakak mode ON
“whua..ka…ka…ka…..”
Hm..perasaan pernah lihat
di blog seleb itu yah
“ndak tahu yah…nemu di PC temen, tak posting aja..biar ada bahan tertawaan….he…he..he…”
hihihihi….
bocah nakal
“Wa..ka..ka…ka….”
Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://humor.infogue.com/iseng_isengan
“terima kasih buat infonya…”
April 24, 2008 at 9:43 am
ah ga… sumpah deh… aku ga niat kontrol kamu kok *buahahahah*
*kabur-sebelum-digetokin-ama-pawangna*
“ehm….”