Bisnis yuk


Tadi sore pas nonton tipi di trans tujuh, saya nonton acara yang lumayan bikin kaget. Gimana ndak kaget, alna di jaman yang serba aneh ini apapun bisa di jadikan lahan bisnis yang menguntungkan. Ndak peduli bisnis itu berjalan pas saat orang lagi seneng atau lagi susah.

Bisnis aneh yang saya maksud disini adalah bisnis “pernak penik kematian” [semisal peti mati, ambulance, lahan kubur dan sebagainya] kenapa saya bilang aneh karena logika aja, pas orang lagi sedih2nya ditinggal ama keluarga yang di cintainya, para pengusaha pernak pernik tersebut malah mengais keuntungan yang sangat besar karena sebagaian masyarakat Indonesia masih percaya sama tahayul yang mengatakan pamali kalau kita menawar harga pernak pernik kematian tersebut dengan alasan nanti sang almarhum bakalan tidak tenang di alam sana [emang kalau udah mati masih bisa merasa ndak tenang :?: bukannya tenang2 aja pas di makan ama penghuni tanah?]. itulah orang Indonesia yang masih hidup dengan budaya tahayul. [seratus tahun tahayul nasional] :mrgreen: (more…)

Orang sering berpikir untuk mejadi kaya haruslah menang lotere terlebih dahulu agar bisa memperbaiki kondisi keuangan yang sedang parah..

Tapi menang lotere 200 juta pun kalau yang di inginkan mobil baru seharga 250 juta, sama dengan bull shit..jadi ndak usah berkhayal untuk menang lotere, yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana pendapatan uang yang kita terima bisa berkembang 2 kali lipatnya (asal ndak ke dukun aja hi..hi..hi..)

Apa target yang kita ingin raih dalam 6 bulan kedepan? Rumah, mobil, atau yang lainnya?

Berapa dana yang di butuhkan dalam mencapai target tersebut dan bagaimana cara agar bisa mencapainya? (sekali lagi bukan ke dukun lho..) (more…)

cover-majalah-nov_20071120051143.jpgTemen2 ada yang mau buka bisnis Franchise makanan? Saya punya tips yang bisa temen2 pake acuan, di jamin setelah ngebaca tips ini temen2 semua bakalan jadi juragan muda.. Coba deh, mau kan jadi jutawan di usia muda?

Pertama-tama, kalian harus memiliki hasrat dalam menjual makanan yang kalian sukai, karena ini merupakan modal penting. Untuk berbisnis retail (pedagang eceran), memang harus menyukai bidang yang di geluti. Sehingga, saat kondisi keuangan sedang naik atau turun anda tetap senang menjalaninya.

Kedua, teliti dulu pihak penjual waralaba yang juga disebut dengan franchisor, ke lembaga waralaba yang ada di Indonesia, jika memang terwaralaba tersebut itu bagus, pasti terdaftar di sana,. Bila memang suka, barulah berunding untuk mendapatkan kesepakatan.

Ketiga, cek dulu kondisi keuangan terwaralaba yang mau di beli, bila perlu minta bantuan akuntan public untuk memeriksanya, agar semuanya menjadi jelas. Hati2 juga dengan terwaralaba yang meminta untuk di bayar di muka, karena sekarang ini banyak terwaralaba nakal yang hanya ingin menarik initial fee (biaya yang di perlukan untuk memulai bisnis) dari penanam modal, lalu kabur entah kemana, lebih baik cari terwaralaba yang pembayarannya fleksibel. Artinya pembayaran bisa di lakukan secara bertahap. (more…)