lunatics view


Whoahem…. Koneksi sekarang lambat banget…blog walking jadi ogah2an, gimana ndak kesel, dari kemarin starone eceran saya mengalami masalah dengan browsingnya. Yah.. jadilah ritual blog walking saya sudahi saja. Padahal masih banyak beranda yang ingin saya kunjungi, termasuk [bokep dan sejenisnya] :evil:

Tapi apa boleh buat tinggal di pedalaman denpasar ini yang belum tersentuh oleh jaringan telepon, membuat gantungan harapan saya buat mengetahui informasi di dunia maya ya… star one plus modem eceran saya ini… segala konsekuensi nya harus saya tanggung sendiri, mulai dari tiba2 terputusnya jaringan hingga kehabisan pulsa saat lagi enak2nya blog walking or lagi mosting artikel di rumah [blog] aneh saya.

Padahal sebenernya saya lagi asik2nya membaca artikel tentang teman2 di BBC yang jalan2 ke RSJ bangli… kayaknya acaranya seru bangets… nyesel saya ndak bisa ikutan padahal dalam hati ini pengen untuk ngumpul bareng temen2 di dunia maya. Karena jujur saja untuk urusan kopdar saja saya sama sekali belum pernah… dan saya sepertinya masih menjadi anggota illegal di komunitas saya sendiri…alias cuman nongol di blog dedengkotnya BBC dan cuman bisa sumbang suara alias koment tanpa pernah tahu gimana wajah dan rupanya anggota BBC yang pastinya cantik imutz…dan ganteng2 secara aslinya.

Yah apa boleh buat blog walkingnya saya udahin aja dech… mahap yah temen2 yang belum sempet saya kunjungi… lain waktu kalau udah baikan koneksi star one saya, saya bakalan bertamu ke rumah teman2 semuanya… salam…

Kekerasan yang melibatkan orang bali sekarang ini cenderung meningkat (Bali Post 12 agustus 2008). Sepertinya anggapan orang bali yang ramah dan menjunjung musyawarah mufakat telah menjadi kenangan terindah jaman dulu. Terbukti peningkatan jumlah kasus adat yang mencuat kepermukaan menjadikan indikasi bahwa konflik itu tidak pernah padam di pulau seribu pura ini. Dan sayang nya dalam tata cara penyelesaiannya, masyarakat bali ”kini” cenderung mengandalkan kekuatan otot dan massa.

Hampir tiap hari kita bisa baca di Koran bahwa ada saja yang berita tentang pertempuran antara dua desa di bali dan permasalahannya pun cukup sama dari dulu-dulu, kalau bukan karena perebutan tapal batas desa pastilah karena rebutan kuburan. Dan lucunya lagi dijaman sekarang ini masih saja ada orang bali yang saling bunuh antar saudaranya karena rebutan tanah warisan. Gara2nya juga lantaran ada satu pihak yang menghendaki menjual lahan warisan dan ada satu pihak yang menentang penjualan tanah warisan tersebut… dan karena keterbatasan kosa kata untuk berdebat maka diambillah jalan pintas yaitu membunuh.

Dan trend semakin memberingasnya orang bali bahkan sempat menjadi sorotan oleh menteri dalam negeri kita di pidato sambutan HUT propinsi Bali yang ke 49 tahun lalu, oh sungguh ironis memang di tengah berbagai julukan yang meng Agungkan bali dengan keharmonisannya. Suatu keanehan yang dapat saya tangkap oleh para orang bali, mereka sangat suka di puji dan sangat menghormati bahkan cenderung takut dengan orang lain yang bukan orang bali, namun akan sangat mudah tersinggung apabila berkonflik dengan orang sesama orang bali.

Di luar kasus adat yang mendera propinsi ini, masalah pencurian pretima [benda sakral] sangat sering terjadi. Bahkan belakangan ini trend pencurinya bukan berasal dari orang luar bali melainkan dari orang bali sendiri. Kenyataan apa ini? Bahkan dalam kasus judi yang belakangan merebak seperti tajen [sabungan ayam], cekian, domino. Pelakunya kebanyakan orang bali sendiri. Saya jadi ingat ucapan pak mangku pastika saat beliau menjabat menjadi kapolda di bali beberapa tahun yang lalu, “dulu saat saya berkunjung ke LP kerobokan pada tahun 50 an sangat jarang saya menjumpai orang bali di dalam tahanan, namun sekarang saat saya mengecek nama tahanan yang menghuni LP ini, saya sangat terkejut karena lidah saya beberapa kali mengucapkan nama IMade, I Ketut, I Wayan, Ida bagus, Anak agung… apakah orang bali kini sangat mudah menjadi penjahat?” begitulah kira2 kata gubernur [yang akan dilantik] sekarang ini. Tak hanya itu sekarang remaja bali telah mulai merambah dunia hiburan malam. Sejumlah remaja putri di bali bahkan sempat berurusan oleh polisi lantaran hubungan badan yang mereka rekam telah merebak di ponsel2 masyarakat. Dan berita terbaru dari salah satu teman saya, belakangan dengan berjanji akan membelikan Hp Nokia seri paling terbaru maka kita akan mendapatkan gadis yang masih perawan yang rela kita ajak tidur bareng. Hebatkan ?! keperawanan sekarang seharga Hp baru :???:

Begitulah realita yang terjadi di masyarakat bali kita ini, kita masayarakat yang telah terlalu lama hidup di balik kebohongan slogan2 yang membesarkan bali namun merapuhkan bali dari dalam. Semoga di hari ulang tahun bali yang ke 50 ini, masyarakatnya semakin bisa untuk saling menghormati dan mengasihi antar sesama manusia bali sendiri. Janganlah slogan ajeg bali kita rubah menjadi ajeng bali. Dan semoga di hari raya galungan dan kuningan ini kita bisa tambah berintrospeksi diri, dan tetap berkeyakinan bahwa ida sang hyang widhi wasa tidak akan pernah bosan melimpahkan rahmatnya kepada kita….

Bahwa setiap kejahatan atas kemanusiaan di atas dunia ini, tidak saja memiliki pemimpin dan para pengikutnya, melainkan juga didukung oleh filsuf serta filsafatnya dan di tambah oleh para cendikiawan bayaran.

*ALBERT CAMUS

Dan akhirnya saya pun tertawa kegirangan setelah membaca berita di Koran bahwa si Amrozy Cs bakalan mengahadapi maut sebentar lagi di tangan para eksekutor. Walaupun baru mendengar kabar “akan di eksekusi” tapi itu merupakan obat bagi dahaga saya yang merasa kasus bom yang mengahancurkan “rumah” saya berkesan di undur2.

Dan akhirnya roh pun bersorak…. yah bagi seseorang yang mempelajari hindu sebagai pedoman hidupnya yang percaya dengan adanya roh dan tuhan, saya rasa para roh korban akan membuat acara penyambutan besar2an di sana. karena akibat dari perjuangan nyeleneh mereka yang mengatasnamakan “JIHAD” para roh yang tidak berdosa itu ada disana. Dan saya kira juga “TUHAN” akan menginterogasi mereka sejauh mana kata jihad yang mereka pakai landasan untuk menyakiti dan menghancurkan orang bisa mereka pahami.

Dan akhirnya saya kira juga “TUHAN” ndak bakalan menggunakan standar ganda dalam menentukan mendukung atau menolak, beliau ndak bakalan mendukung kalau menguntungkan dan dijamin seratus persen juga pasti ndak menolak walau bakal dirugikan. Karena keadilan yang mutlak ada di tangan beliau.

Hi..hi.. postingan kali ini kayaknya banyakan kata “dan akhirnya….” :lol: :lol: tapi sumpah bukannya saya ngedoa’in orang bakal cepet mati, tapi karena saya salah satu korban tak langsung dari bom bali makanya saya seneng banget tuh mendengar kabar si Amrozy Cs bakalan didor secepatnya. Tapi kalau mendengar wacana kalau koruptor bakalan mendapat hukuman mati kayaknya perlu juga deh… biar para koruptor merasa takut dan bukan Cuma koruptornya, para hakim. jaksa dan para perangkat hukum [yang membekingi para koruptor] kayaknya perlu juga di hukum mati jika mereka bersalah karena kelalaian mereka dan membela para koruptor. Dan akhirnya [lagi???? :oops: ] merka bakalan takut buat korupsi, bila perlu batas buat hukuman mati buat para koruptor yah… minimal korup 50 juta sudah dapat tiket hukuman mati, di jamiin mereka bakalan keder…. Sekedar info, kalau di cina, pemerintahannya bakal menjatuhkan hukuman mati pada para koruptor dan bakalan di tembak di alun2 kota buat sebagai “proyek percontohan” pada masyarakatnya.

pertanyaannya : “PEMERINTAHAN DAN HUKUM DI

INDONESIA BERANI APA TIDAK????

tapi kalau di tanya “bisa apa tidak” pak Winasa dan presiden SBY bakalan dengan lantang berkata: “KALAU MAU PASTI BISA………!!!!!!!!!!!!”.

blog gue nieh nampang disini...

blog gue nieh nampang disini...

Makasih banyak buat mas Zalukhu yang udah nampilin makhluk aneh ini di sini dan makasih sudah mengakui keberadaan blog saya, dan semoga program 100 review dalam 200 jam nya berjalan sukses…

Sanksi pengucilan ada di berbagai bangsa dan Negara, baik maju maupun primitive. Barusan saya membaca suatu epos yunani yang menceritakan tentang seorang pemuda yang di kucilkan karena tubuhnya berbau busuk. Namu ironisnya di akhir cerita si pemuda busuk lah yang menjadi orang yang paling di cari oleh negaranya karena kepiawaiannya membuat senjata dan di takdirkan untuk menyelamatkan bangsanya. Begitulah sesuatu yang busuk dan kotor sangat tidak di sukai namun berbeda dengan WC, tempat yang sangat bau dan kotor, tidak di senangi namun di perlukan buat keseimbangan dunia.

Namun itu cuman di cerita saja, di kehidupan nyata seseorang yang telah terkena sangsi pengucilan akan sangat merasa sulit untuk kembali kehidupannya yang seperti semula. Dalam kasus pengucilan yang terjadi di pulau dewata, korban selalu merasa tidak berdaya atas kesalahan yang di tudingkan kepada mereka. Sementara desa adat yang mengucilkan mereka telah sangat di berdayakan. Kekuasaannya seakan melebihi kekuasaan sebuah Negara. Karena belakangan ini desa adat di puji2 sebagai sebuah suatu republic kecil. Hubungan desa adat yang berdaya dengan korban yang tidak berdaya jelas amat dan sangat tidak berimbang. Terbukti dalam sebuah kasus desa adat, belum pernah terdengar ada korban yang membangun kekuatan dan kembali ke desa sebagai pemenang. Cerita seperti itu hanya ada di dalam dongeng pengantar tidur, dalam kenyataan di bali, korban pengucilan harus minta maaf atas kekalahan yang mereka derita. Kalau tidak, mereka akan mati pelan2 atau mati mendadak. Kebiasaan manusia memang begitu. dimanapun tidak ada pemenang yang minta maaf kepada yang kalah…

Next Page »