Mari bangkit…

Kesusahan sehari terasa lama dibanding kesenangan setahun. Pepatah cina ini sangat benar adanya. Semua manusia pasti pernah merasakan pahit kehidupan. Tapi tahukah anda bahwa masih ada kesempatan untuk “bangkit” lagi. Ikuti saja kiat kiat berikut ini

Bangkitkan diri dengan tulisan inspirasional dan puisi.

Banyak penyair handal yang berangkat dari pengalaman pribadi mereka. Tragedy, trauma, kisah sedih dapat diangkat menjadi puisi indah dan dalam maknanya. Jadi apa salahnya mencoba berpuisi dan tumpahkan segala unek unek yang anda rasakan.

Bukalah diri secara spiritual

Sadar atau tidak, dalam keheningan kita dapat merasakan kedamain dan kekuatan yang luar biasa. Misalnya dengan meditasi atau berdoa. Di saat itulah anda dapat merasakan berada di dunia yang lain.

Yakin bahwa akan datang masa yang lebih baik

Mengeluh di masa sulit itu biasa, tidak biasa andai anda tetap bersyukur dan yakin bahwa setelah derasnya hujan, ada pelangi yang akan menghiasi langit.

Ringankan beban anda dengan meringankan beban orang lain

Dengan membantu orang lain, beban dan pikiran anda akan teralihkan. Percaya atau tidak, perasaan anda akan lebih plong.

Berdiri di tengah orang orang yang mendukung anda

Teman ataupun keluarga yang anda miliki adalah obat, bisa jadi mereka menawarkan solusi yang tak terpikirkan oleh anda.

Makanan mempengaruhi suasana hati

Apa yang kita makan akan di olah oleh tubuh, dan akan mempengaruhi produksi zat zat kimiawi oleh otak. Oleh karena itu, perhatikan apa yang anda makan. Hindari konsumsi daging merah, rokok, alcohol serta produk kalengan dan aneka fast food.

Belajar dan sesuaikan

Sadari apa yang masih ada, bukan apa yang hilang. Biarlah keterpurukan menjadi guru anda di masa depan.