Tips berbisnis franchise biar aman

cover-majalah-nov_20071120051143.jpgTemen2 ada yang mau buka bisnis Franchise makanan? Saya punya tips yang bisa temen2 pake acuan, di jamin setelah ngebaca tips ini temen2 semua bakalan jadi juragan muda.. Coba deh, mau kan jadi jutawan di usia muda?

Pertama-tama, kalian harus memiliki hasrat dalam menjual makanan yang kalian sukai, karena ini merupakan modal penting. Untuk berbisnis retail (pedagang eceran), memang harus menyukai bidang yang di geluti. Sehingga, saat kondisi keuangan sedang naik atau turun anda tetap senang menjalaninya.

Kedua, teliti dulu pihak penjual waralaba yang juga disebut dengan franchisor, ke lembaga waralaba yang ada di Indonesia, jika memang terwaralaba tersebut itu bagus, pasti terdaftar di sana,. Bila memang suka, barulah berunding untuk mendapatkan kesepakatan.

Ketiga, cek dulu kondisi keuangan terwaralaba yang mau di beli, bila perlu minta bantuan akuntan public untuk memeriksanya, agar semuanya menjadi jelas. Hati2 juga dengan terwaralaba yang meminta untuk di bayar di muka, karena sekarang ini banyak terwaralaba nakal yang hanya ingin menarik initial fee (biaya yang di perlukan untuk memulai bisnis) dari penanam modal, lalu kabur entah kemana, lebih baik cari terwaralaba yang pembayarannya fleksibel. Artinya pembayaran bisa di lakukan secara bertahap.

Keempat, buatlah cadangan modal, karena saat usaha baru mulai, perputaran modal biasanya belum berjalan secara lancar. Dari pada usaha langsung tutup karena kekurangan modal maka lebih baik siapkan dana cadangan. Hitungannya, kalau dalam sebulan anda membutuhkan modal 10 juta, untuk cadangan 3 bulan ke depan anda baiknya memiliki dana sebesar 30 juta. Hitung berapa keuntungan anda, jika usaha anda berjalan bagus,sebaiknya lanjutkan saja.

Kelima, inilah yang paling penting, kreatif dan disiplin, anda harus kreatif dalam mencari pelanggan, menentukan jenis makanan yang akan di jual, kreatif dalam menu dan didiplin dalam membuat laporan keuangan dalam tiap bulannya, namun bukan berarti anda bebas dalam menjual masakan hasil kreasi sendiri karena anda juga membawa nama dan imej terwaralaba.

Keenam jaga kualitas, pembeli yang datang, tentunya mengharapkan rasa yang sama dengan cabang atau rasa yang di miliki oleh terwaralaba sebelumnya, kontrol terus rasa makanan dan manajemen, agar pembeli tidak kecewa, oleh sebab itu patuhi peraturan2 yang telah di tetapkan terwaralaba sebelumnya.

Ketujuh agar lebih terkontrol dalam menghindari kecurangan dalam pengontrolan keuangan, kelola sendiri waralaba yang anda beli, dan jangan mudah percaya pada pihak lain, karena ini investasi anda.

 

icklunatics (dari berbagai sumber)