Obat Palsu

Awas obat palsu sudah beredar di mana2 dan kemasannya pun sangat mirip sekali, tapi jika kita jeli kita pasti bisa membedakannya…berikut ini saya sampaikan kiat2 untuk menghindari jebakan si obat palsu…

  1. Beli semua obat yang di resepkan dokter di Apotek
  2. Perhatikan label obat, nama produsen, pastikan masa pakai belum lewat dan number batch tercetak dengan baik, serta kemasan nya sempurna.
  3. Jangan tergiur obat yang harganya jauh lebih murah dari harga yang asli
  4. Simpankemasan obat asli yang biasa anda beli untuk membandingkan dengan obat yang akan anda beli berikutnya. Meskipun sulit, jika di teliti secara cermat, akan anda temukan salah satunya adalah palsu.
  5. Perhatikan pengaman yang lazimnya ada, seperti security printing (pengaman cetak), security ink (pengaman tinta), dan security hologram (pengaman hologram).
  6. Hindari obat illegal, walaupun harganya jauh lebih murah antara lain asalnya dari china, Pakistan, India. Cirri utamanya, obat tersebut tidak mencantumkan nomor register BPPOM pada kemasannya. [bisa saja obat tersebut memang palsu sejak dari negaranya]

Nah berikut ini contoh obat Bebas yang Rawan Dipalsukan:

  1. Obat antibiotika
  2. Obat pereda sakit
  3. Obat pelangsing
  4. Obat- obtain untuk penyakit kronis seperti: diabetes dan tekanan darah tinggi
  5. Obat anti disfungsi ereksi
  6. Obat yang jadi trend di pasaran (fast moving) dan sering di iklankan.
  7. Vitamin dan suplemen
  8. Obat pereda batuk dan pilek
  9. Obat malaria
  10. Obat antihistamin

Banyak khan obat yang telah sukses di palsukan di Indonesia? Jangan2 obat yang anda konsumsi sekarang adalah obat palsu?

He..he..he..