Ibuku bisa menabuh lho…

Sabtu, 6 september 2008, ibunya ick ikutan parade gong kebyar yang di selenggarakan oleh pemerintah kodya denpasar di lapangan puputan denpasar… walaupun cuman kelas parade namun jangan salah bro… yang ikutan kayaknya ndak mau main2 dalam mempersiapkan segala sesuatunya, mereka tampil sangat bagus sekali, malah di lengkapi oleh tariannya segala. Walaupun para pesertanya para ibu, namun ketepatan dan keserasian nada yang di keluarkan sangat padu sekali, ndak kalah dengan para penabuh gambelan pria.

He..he..jadi tambah salut nieh sama ibu, alna di usianya yang senja itu masih saja ada energy buat berkesenian, dan masih kuat aja begadang malam2 buat latihan megambel. Bayangkan aja sebelum hari H atau tepatnya seminggu sebelum pentas para ibu2 itu begadang sampai jam 11 malam buat memantapkan gerakan penari dan menyelaraskan nada dari gambelan itu, maklumlah karena sekehe gong ini masih baru dan sepertinya di banjar saya masih adanya kekurang dukungan dari pihak suami2 para ibu2 tersebut… [mungkin jatahnya buat bobo bareng di kurangin kali yah?😆 ] makanya saat latihan ada saja posisi yang masih lowong dan itu cukup membuat para pelatih merasa kewalahan.

Namun akhirnya kerja keras itu tidak sia2 karena saat pentas para ibu2 tidak melakukan kesalahan dan nyaris perfect, dan para pelatih pun merasa puas dengan hasil yang di tunjukkan oleh ibu2 anggota sekehe gambelan CANTHI MERDANGGA… dua jempol dech pokoknya… namun kayaknya PR masih ada nieh… buat para anggota karena perasaan groginya masih keliatan banget dan kurang adanya gerakan saat pentas dan kesannya diatas panggung masih kaku…

He..he.. tapi selebihnya… kami anggota ST SATYA YOWANA mengucapkan selamat buat para ibu2 yang sudah mulai berani keluar kandang untuk unjuk kebolehan dan mengharumkan nama banjar kita “BANJAR SEMILA JATI” semoga kita semakin jaya…

*pertanyaanya….yang  manakah ibunya ick?